
Batam, pilarpos.info – Kegiatan patroli KRYD penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Batam Zona 1 digelar sebagai langkah konkret menjaga wilayah tetap aman dari potensi kebakaran serta memantau situasi agar terminimalisir dari karhutla. Patroli ini dilaksanakan oleh tim gabungan lintas instansi dengan fokus pada deteksi dini dan penanganan cepat titik api. Jumat, (27/03/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Nongsa Kompol Eriman selaku Padalwil, dengan melibatkan kekuatan personel gabungan terdiri dari Satbrimob, Ditpolair, Ditsamapta, Polsek Nongsa, Ditpam BP Batam, serta unsur Damkar. Seluruh personel berkumpul di titik kumpul depan Mapolda Kepri sebelum melaksanakan apel kesiapan sebagai bentuk koordinasi awal dan penyamaan langkah di lapangan.
Sekira pukul 09.00 WIB, apel persiapan dilaksanakan dan dipimpin langsung oleh Padalwil, dilanjutkan dengan pergerakan tim gabungan pada pukul 09.30 WIB menyusuri rute yang telah ditentukan, meliputi Jalan Hang Jebat, Jalan Hang Lekiu, hingga menuju Waduk Sambau, Nongsa yang menjadi salah satu titik rawan karhutla.
Pada pukul 09.45 WIB, tim tiba di lokasi yang teridentifikasi mengalami kebakaran, tepatnya di daerah tangkapan air (DAM) Sambau, Nongsa. Di lokasi tersebut, personel gabungan langsung berkolaborasi dengan petugas Pemadam Kebakaran Pemko Batam yang telah lebih dahulu melakukan upaya pemadaman, sehingga proses penanganan api dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Selain melakukan pemadaman, tim juga melaksanakan koordinasi dengan pihak BP Batam melalui Deputi Bidang Pelayanan Umum serta perangkat masyarakat setempat, termasuk Ketua RT dan RW, guna memperoleh informasi terkait penyebab kebakaran serta langkah pencegahan ke depan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi terpadu dalam menekan potensi karhutla secara berkelanjutan.
Kegiatan patroli ini tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mengedepankan upaya preventif seperti memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, meningkatkan kesiapsiagaan personel, serta memperkuat sinergitas antarinstansi dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan kelestarian lingkungan.
Sekira pukul 11.30 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan apel konsolidasi sebagai evaluasi pelaksanaan patroli. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif, serta berhasil menunjukkan respons cepat tim gabungan dalam menangani karhutla di wilayah Kota Batam.
Di lokasi terpisah, personel Polsek Lubuk Baja juga menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat melalui layanan 110 terkait perselisihan akibat pembakaran sampah sembarangan. Personel yang terdiri dari Pawas, Patroli Batara Biru Baja, serta anggota Reskrim dan Intel segera mendatangi TKP untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan mediasi dengan mempertemukan para pihak yang berselisih. Melalui pendekatan persuasif dan humanis, permasalahan berhasil diselesaikan dengan hasil kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan, sehingga potensi konflik dapat diredam sejak dini.
Kehadiran Polri dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan karhutla tetapi juga dalam menjaga ketertiban sosial. Upaya ini sekaligus bertujuan meminimalisir gangguan kamtibmas serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Lubuk Baja. (Hms/dir)

