
PILARPOS.INFO | Surabaya, 27 April 2026 — Menjelang perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Polrestabes Surabaya bersama Polda Jatim merumuskan beragam langkah strategis untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan publik selama acara.
Salah satu langkah utama adalah penerapan sistem kanalisasi lalu lintas pada 22 titik penting yang tersebar di kawasan strategis kota.
Kombes Pol Luthfi Sulistiawan selaku Kapolrestabes Surabaya menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari pengaturan arus kendaraan secara terstruktur.
Dengan pendekatan tersebut, petugas dapat mengelola lalu lintas lebih efektif serta responsif terhadap potensi kemacetan atau gangguan lainnya.
Waka Polrestabes Surabaya, AKBP Rosyid Hartanto, menjelaskan bahwa titik-titik yang dipilih meliputi area padat seperti Taman Pelangi, jalur ke Tembaan‑Bubutan, serta kawasan aktif warga seperti Ahmad Yani, Margorejo, Wonokromo, hingga pusat kota seperti Tunjungan dan Tegalsari.
“Wilayah‑wilayah ini merupakan jalur vital dengan volume kendaraan tinggi, sehingga pengaturan yang tepat sangat krusial,” ujarnya.
Pengaturan arus lalu lintas berbasis kanalisasi dilakukan dengan membagi jalur kendaraan secara jelas dan terukur.
Jarak antar pos pengamanan telah dihitung presisi demi distribusi personel yang merata serta kemampuan respons cepat terhadap situasi darurat.
Setiap lokasi didukung oleh jumlah personel yang disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kepadatan lalu lintas setempat.
Tidak hanya melibatkan satuan lalu lintas, pengerjaan ini juga mengikutsertakan unsur Samapta, Reskrim, serta dukungan instansi lintas sektor lainnya.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat pengamanan sekaligus memastikan pergerakan massa berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
AKBP Rosyid menegaskan bahwa fokus utama adalah memberikan ruang aman bagi warga yang akan menyuarakan aspirasi mereka.
Petugas siap mengalihkan arus secara fleksibel bila situasi di lapangan meningkat, menjaga keamanan tetap terjaga.
Perhatian khusus diberikan pada titik-titik dekat pusat massa seperti Bundaran Waru dan jalur menuju pusat kota.
Petugas akan aktif mengatur kendaraan agar tidak bersinggungan dengan peserta aksi atau kerumunan. Pendekatan yang humanis dan preventif menjadi prioritas dalam pelaksanaan pengamanan.
Dalam pelaksanaannya, AKBP Rosyid mengingatkan masyarakat untuk mematuhi arahan petugas serta mengikuti pengaturan lalu lintas yang diterapkan selama acara.
Diharapkan strategi ini dapat membuat peringatan Hari Buruh tahun ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu stabilitas aktivitas di Surabaya.
Kesiapan Polrestabes Surabaya menegaskan komitmen aparat kepolisian dalam mendukung hak warga berekspresi sekaligus menjaga ketertiban umum.
Dengan perencanaan matang dan kolaborasi solid antar pihak terkait, pelaksanaan May Day 2026 di Surabaya diharapkan berjalan lancar dan sukses. (Andi Amr)***
