
Surabaya, pilarpos. Info – Bertempat diaula gedung PPAD Jatim diselenggarakan Kegiatan bertemakan “Memperkuat toleransi dan kebhinekaan sebagai benteng generasi bangsa dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan menumbuhkan semangat bela negara”, acara tersebut dihadiri kurang lebih 120 peserta yang terdiri dari FKPPI, Resimen Mahasiswa, HIPAKAD, FKPPAL, FKPPAU, KBPP Polri, Pramuka dan puluhan pelajar dari Kota Surabaya.
Melalui kegiatan yang diselenggarakan anggota DPRD Jawa Timur tersebut, kata Freddy, diharapkan mampu mewujudkan keberagaman dengan toleransi, mewujudkan kebersamaan yang
berbasis kebhinekaan di provinsi Jawa Timur khususnya.
“Hari ini kami mengadakan sosialisasi toleransi dan keberagaman dengan tujuan mari bersama berantas narkoba” jelas Freddy Poernomo, SH., MH, selaku anggota DPRD Komisi A fraksi Golkar Senin, (07/03/2026).
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari praksi Golkar ini menjelaskan, bahwa kebhinekaan di Jawa Timur relatif cukup baik namun di beberapa lokasi masih ditemui intoleransi.
“Ya jadi secara umum memang sudah baik, tapi ya masih ada saja persoalan-persoalan di banyak daerah khususnya menyangkut penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.
Ketua DP PPAD Provinsi Jawa Timur Mayjen TNI (Purn) Dr. Drs. Wibisono Poespitohadi M.Sc., M.Si (Han) yang diwakili Brigjen TNI (Purn). Kusbandi SH. Dirinya menyoroti kegiatan ini perlu disikapi dengan bijak supaya persoalan bisa tetap diselesaikan, agar kebersamaan di Provinsi Jawa Timur ini bisa tetap terjaga. dan dapat memberikan gambaran bagaimana memahami tentang wawasan kebangsaan dan bela negara yang benar.
Harapan kami kegiatan seperti ini dapat diikuti oleh organisasi kemasyarakatan yang lain dan sebagai sasarannya adalah para generasi muda yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa, ucap Kusbandi.
Kegiatan Sosialisasi toleransi dan keberagaman menghadirkan Dr.Singgih Widi Pratomo SH., MH. dari BNN Provinsi Jawa Timur serta Dr. Ir., Zaenal Abidin M.Sc. Dosen Bela Negara dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Surabaya.
Mengenai dampak narkotika itu memang sudah jelas, sebagai hal yang berbahaya atau mengancam bagi generasi muda, hidup hanya sekali jangan sia-siakan hidup ini sebut Dr. Ir., Singgih Widi Pratomo SH., MH.
Kemudian dalam acara tersebut juga ada proses kebersamaan sehingga tidak hanya tahu secara teori tapi juga bisa mempraktekan bagaimana hidup sehat tanpa narkoba. Meskipun dalam momen yang singkat, tetapi sangat berharap pengalaman itu bisa menjadi bekal untuk kehidupan bermasyarakat yang lebih baik,” tambahnya
Dalam paparan selanjutnya yang disampaikan oleh Dr.Ir.Zaenal Abidin M.Sc, berharap dengan kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan ini mampu berdampak bagi para peserta dan menjadi agen pembawa toleransi serta keberagaman dalam masyarakat.
“Kita berharap para peserta yang hadir kemudian bisa meneruskan materi tentang bela negara, pesan untuk menghargai kebinekaan, menjaga kebersamaan untuk diteruskan ke masyarakat,” pungkasnya. (Andi amr)

