
Sorong, pilarpos.info – Hari Kamis Siang 18-02-2026 sekitar jam 2.30 WIT warga yang tinggal disekitar kilometer 17 dikagetkan dengan adanya kejadian lakalantas antara motor dengan motor yang mengakibatkan seorang wanita pengendara motor meninggal dunia.
Karena cepatanya evakuasi korban kerumah sakit selebesolu, sehingga kami para awak media tidak sempat mengambil dokumentasi korban ditempat kejadian.
Namun beberapa warga yang menyaksikan kejadian kecelakaan tersebut mau memberikan keterangan kronologis hingga terjadi insiden yang mengakibatkan korban kecelakaan meninggal dunia.
Keterangan salah seorang pemuda yang berada ditempat kejadian menjelaskannya bahwa jalan dilokasi yang sedang dikerjakan sering mengakibatkan pengendara motor sering oleng dan hilang kendali karena dikagetkan dengan kondisi jalan yang berlubang dan bertaburan kerikil dan pasir kasar.
Padahal itu sempat dikerjakan tapi tidak tahu apa sebabnya belum dilanjutkan.
Korban adalah seorang ibu yang berusia sekitar tiga puluhan, kata saksi yang berada disekitar tempat kejadian, korban mengendarai motor meluncur dari arah aimas menuju kota Sorong dengan kecepatan sedang, melihat jalan didepannya rusak secara mendadak mengurangi kecepatan dan menuju kesebelah kiri jalan, sementara dibelakang kendaraan korban ada motor yang sedang melaju kencang, karena kaget pengendara motor dibelakangnya juga tdk bisa mengendalikan motornya sehingga menyenggol motor korban dan korban terhempas ke trotoar tepat kepala korban mengenai siku trotoar yang sedang dikerjakan.
Pada saat itu korban belum meninggal dan sempat dibawa kerumah sakit oleh pengendara motor yang menyenggol motor korban dengan menggunakan mobil Maxim yang kebetulan melintas.

Setelah itu kami para awak media mencoba menemui keluarga korban untuk meminta penjelasan, dalam kesempatan itu Kiky kakak korban dengan nada sedih bercampur emosi mengatakan belum bisa percaya dengan kejadian lakalantas yang merenggut nyawa adiknya. Saya langsung menelepon teman saya yang kerja di dinas PU kabupaten, dengan nada marah mempertanyakan kinerja dinas PU yang saya anggap tidak proporsional, dari penjelasan teman saya itulah saya baru tauh proyek pekerjaan jalan aimas Sorong itu dibawa kendali kementerian PU bina marga Satker Sorong.
Dalam penjelasannya Kiky juga menyampaikan bahwa keluarga Sudah duduk bersama dengan korban lainya yang ternyata anggota TNI Marinir Kaormada di Katapop dan pasti nya kami pihak keluarga akan meminta penjelasan dan pertanggungjawaban dari Pihak kementerian PU PJN 2 dan pihak Kontraktor yang mengerjakan proyek pekerjaan jalan tersebut, ungkap,” Kiky, Jumat (18/02/2026).
Seorang ibu yang tidak mau disebutkan namanya yang tinggal disekitar tempat kejadian juga menyampaikan bahwa pernah bulan Desember yang lalu ada juga kejadian lakalantas yang mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal ditempat kejadian, “memang pak belakangan ini sering terjadi kecelakaan disekitar jalan kilometer 17 sejak adanya proyek perbaikan jalan dan pembangunan kantor Gubernur, mungkin karena banyaknya debu ketika hari panas atau becek ketika hari hujan, soalnya jalannya juga banyak gelombang dan berlubang,” jelasnya.
Karena hari libur kami belum bisa mendapatkan konfirmasi dari pihak PJN 2 dan pihak Kontraktor untuk dimintai penjelasan. (Sos)

