
PILARPOS.INFO | Kota Batam – Kapolresta Barelang menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Edukasi ATHG (Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan) yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal bersama masyarakat Kota Batam Tahun 2026 sebagai narasumber.
Kegiatan yang diselenggarakan bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Batam ini berlangsung di Hotel Golden View, Kecamatan Bengkong, dengan jumlah peserta sekitar ±100 orang dari berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat. Sabtu, (11/04/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan serta memperkuat sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kota Batam.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H hadir sebagai narasumber utama yang memberikan sosialisasi dan edukasi terkait dinamika ATHG di wilayah hukum Polresta Barelang.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Walikota Batam yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Batam Ibu Riama Manurung, S.H., M.H, Ketua FKDM Kota Batam Dr. Alwan Hadiyanto, S.H., M.H, Wakil Ketua FKDM Kota Batam Chrisanctus Paschalis Saturnus (Romo Pascal), Kepala Kejaksaan Negeri Batam yang diwakili Bapak Loddy Hot Prima, S.H, perwakilan KPU Kota Batam Ibu Rosdiana, Bawaslu Kota Batam Bapak Syailendra Reza, S.Sos., M.I.Kom, para Pejabat Utama Polresta Barelang, Camat Bengkong Bapak M. Fairus R Batubara, S.STP., M.Si, Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra, S.K.K.K selaku penanggung jawab wilayah, serta unsur FKDM dan personel Polsek Bengkong.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa, serta laporan dari Ketua FKDM Kota Batam Dr. Alwan Hadiyanto, S.H., M.H yang menyampaikan pentingnya peran FKDM dalam memberikan informasi terkait ATHG di Kota Batam.
Selanjutnya sambutan Walikota Batam yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Batam Ibu Riama Manurung, S.H., M.H yang menekankan pentingnya peran forum binaan pemerintah dalam membantu deteksi dini terhadap potensi gangguan di masyarakat.

Dalam paparannya, Kapolresta Barelang menyampaikan bahwa situasi kamtibmas di wilayah Kota Batam secara umum dalam kondisi aman dan kondusif.
Namun demikian, terdapat berbagai potensi ATHG yang perlu diantisipasi seiring dinamika global dan nasional, termasuk perkembangan geopolitik internasional serta penyebaran informasi yang sangat cepat melalui media sosial.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu kebenarannya.
Selain itu, Kapolresta Barelang juga mensosialisasikan layanan kepolisian Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat bagi masyarakat dalam menghadapi gangguan kamtibmas.
Layanan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat guna mendukung respons cepat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Dalam sesi diskusi, perwakilan FKDM menyampaikan berbagai permasalahan di wilayah, di antaranya terkait kenakalan remaja seperti balap liar dan penggunaan knalpot brong, serta keberadaan pelabuhan tidak resmi (pelabuhan tikus) yang berpotensi menimbulkan tindak kejahatan dan peredaran narkoba.
Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Barelang menegaskan bahwa Polri telah melaksanakan upaya preemtif, preventif, hingga represif dalam penanganan berbagai permasalahan tersebut, serta mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi guna mendukung penegakan hukum.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan penutup, yang berlangsung hingga pukul 12.45 WIB. Momentum Halal Bihalal ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Batam. Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.***

