
Pasuruan, pilarpos.info – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Jalan Raya Sidogiri, tepatnya di depan rumah Kepala Madrasah Miftakhul Ulum Plinggisan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu sore (7/3/2026). Menjelang waktu berbuka puasa sekitar pukul 16.30 WIB, para siswa, guru, dan wali murid Madrasah Miftakhul Ulum Plinggisan menggelar kegiatan bagi-bagi takjil dan bantuan sosial kepada masyarakat fakir miskin serta anak yatim piatu di sekitar lingkungan madrasah.
Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Pondok Ramadhan yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Madrasah Miftakhul Ulum Plinggisan. Dalam kegiatan ini, para siswa dari jenjang MI, RA, dan PAUD bersama para guru serta wali murid turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat yang melintas serta warga sekitar yang membutuhkan.
Tak hanya takjil berupa kue dan minuman untuk berbuka puasa, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian bantuan sosial berupa paket sembako kepada kaum duafa, fakir miskin, serta anak yatim piatu di lingkungan sekitar madrasah. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat kurang mampu, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat para siswa dengan penuh semangat menyerahkan takjil dan bantuan Sosial Sembako kepada warga. Wajah-wajah bahagia terpancar dari para penerima manfaat yang mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta kepedulian dari keluarga besar Madrasah Miftakhul Ulum Plinggisan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Melalui kegiatan berbagi tersebut, anak-anak diajarkan untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, serta semangat bersedekah dan saling tolong-menolong sejak usia dini.
Kepala MI Miftakhul Ulum Plinggisan, Emik Khoirul Fatimah, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan sosial tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa. Ia berharap kegiatan ini mampu menanamkan nilai-nilai kebaikan sehingga anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang gemar berbagi dan peduli terhadap sesama.
Hal senada juga disampaikan Kepala RA Siti Muawanah, S.Pd dan Kepala PAUD Munfaridah, S.Pd yang mengaku bangga melihat para siswa dengan penuh semangat terlibat dalam kegiatan sosial tersebut. Menurut mereka, kebiasaan berbagi yang ditanamkan sejak dini diharapkan mampu membentuk generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kaum fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara madrasah dan warga sekitar. (B)

