
Pinrang, pilarpos.info — Festival dan Lomba Musik Patrol kembali digelar di Kabupaten Pinrang dengan menghadirkan peserta dari berbagai daerah, bahkan peserta terjauh berasal dari Kabupaten Soppeng.
Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Aspirasi Rusdi Masse Mappasessu (RMS), Rabu (25/2) ini berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IAP., M.Si., yang hadir dalam kesempatan tersebut mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.
Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan bakat mereka di bidang seni.
“Kegiatan ini patut kita apresiasi karena memberikan wadah bagi anak-anak muda untuk mengekspresikan kegemaran mereka dalam seni musik patrol. Ini adalah bentuk kreativitas yang harus terus kita dukung,” ungkap Wabup Sudirman.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa seni musik patrol merupakan budaya asli Kabupaten Pinrang yang patut dibanggakan dan dilestarikan.
Jika dahulu musik patrol identik dengan semangat anak muda membangunkan masyarakat untuk sahur menggunakan alat seadanya, kini melalui inovasi dan kekompakan, bunyi-bunyian yang dihasilkan menjadi lebih teratur, enak didengar, dan memiliki nilai seni yang tinggi.
Perkembangan ini, lanjutnya, menunjukkan bahwa budaya lokal mampu beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan nilai dasarnya.
Tidak sekadar membangunkan sahur, musik patrol kini menjadi media mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menciptakan suasana Ramadan yang lebih semarak di tengah masyarakat.
Wabup Sudirman pun berharap budaya musik patrol yang menjunjung tinggi prinsip kebersamaan, kekompakan, dan rela berkorban ini senantiasa dipertahankan dan terus mendapat dukungan.
Menurutnya, manfaat kegiatan ini sangat dirasakan masyarakat, karena selain melestarikan budaya, juga menciptakan hiburan yang positif dan mempererat hubungan sosial antarwarga.
Sementara itu, Ketua Partai Solidaritas Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Muammar Ferrirae Gandi Rusdi, yang menjadi salah satu inisiator kegiatan ini, menyampaikan ucapan selamat berlomba kepada seluruh peserta.
Dirinya berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas tanpa melupakan esensi utama kegiatan ini, yakni membangun persatuan dan kebersamaan.
Melalui festival ini, masyarakat tidak hanya disuguhkan hiburan bernuansa budaya lokal, tetapi juga diingatkan akan pentingnya menjaga warisan tradisi sebagai identitas daerah yang mampu membawa manfaat sosial dan mempererat persaudaraan, khususnya di bulan suci Ramadan. (Mssjack)

