
PILARPOS.INFO | GRESIK – Upaya penanganan banjir yang kerap melanda wilayah selatan Kabupaten Gresik terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas memperkuat sinergi lintas sektor guna menuntaskan persoalan genangan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, khususnya di Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo.
Rapat koordinasi yang digelar di Kantor Bupati Gresik dipimpin langsung oleh Fandi Akhmad Yani.
Pertemuan tersebut melibatkan BBWS Brantas, organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Dalam forum tersebut, penanganan banjir difokuskan pada langkah terpadu yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berorientasi pada solusi berkelanjutan.

Pasalnya, banjir di kawasan ini tidak hanya berdampak pada permukiman warga, tetapi juga mengganggu akses jalan utama, kawasan industri, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
BBWS Brantas memaparkan rencana penataan kawasan sempadan sungai sebagai langkah strategis.
Penertiban bangunan liar di sepanjang aliran sungai menjadi prioritas, termasuk evaluasi terhadap izin jembatan milik perusahaan atau swasta yang dinilai tidak sesuai ketentuan di Kali Tengah.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Gresik menyatakan kesiapan untuk mendukung percepatan program tersebut, khususnya dalam aspek perizinan dan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum.
Dukungan ini dinilai krusial agar penanganan banjir dapat berjalan efektif dan sesuai regulasi.
Bupati Gresik menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan banjir yang telah berlangsung lama.
Ia berharap langkah ini mampu menekan risiko banjir secara signifikan sekaligus menjaga stabilitas aktivitas masyarakat dan dunia usaha di wilayah selatan Gresik.
“Sinergi ini harus terus diperkuat agar tujuan menjadikan Gresik Selatan bebas banjir benar-benar bisa terwujud,” ujarnya.
Melalui kerja sama yang terintegrasi, pemerintah optimistis penanganan banjir di wilayah tersebut dapat memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi keselamatan warga, tetapi juga bagi keberlangsungan pertumbuhan ekonomi daerah.***
