
PILARPOS.INFO | Surabaya – Semangat emansipasi dan kepedulian yang diwariskan Raden Ajeng Kartini kembali menemukan maknanya di tengah masyarakat. Di Kecamatan Dukuh Pakis, peringatan Hari Kartini tak hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kehidupan banyak orang: donor darah.
Sejak pagi hari, Selasa (22/4/2026), Kantor Kecamatan Dukuh Pakis dipenuhi warga dari berbagai kalangan. Dengan tema “Habis Gelap Terbitlah Terang,” kegiatan ini menjadi simbol bahwa harapan bisa lahir dari tindakan sederhana bahkan dari setetes darah yang didonorkan dengan tulus.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Mereka datang bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi membawa semangat berbagi yang melampaui batas usia, profesi, dan latar belakang. Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, aksi donor darah ini menjelma menjadi ruang kemanusiaan yang menyatukan banyak hati.
Camat Dukuh Pakis, Annita Hapsari Oktorina Sesoria, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah refleksi nilai-nilai perjuangan Kartini di masa kini. Bukan lagi tentang melawan keterbatasan, tetapi tentang bagaimana setiap individu mampu memberi arti bagi sesama.

“Momentum Hari Kartini ini mengingatkan kita bahwa peran perempuan begitu besar dalam kehidupan sosial. Donor darah ini adalah bentuk nyata kepedulian dan semangat berbagi yang terus kita hidupkan,” ujarnya.
Namun, makna kepedulian dalam kegiatan ini tidak berhenti pada donor darah semata.
Ketua PKK Kecamatan Dukuh Pakis, Bu Priya, mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya lebih luas dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan ibu.
Di sela kegiatan, para orang tua turut dilibatkan dalam sesi edukatif yang membahas pentingnya asupan gizi bagi tumbuh kembang anak. Dengan pendekatan sederhana dan aplikatif, mereka diajak memahami bahwa makanan sehat tidak harus mahal. Olahan kreatif seperti sup telur dengan roti dan tomat diperkenalkan sebagai alternatif bergizi yang lebih menarik bagi anak-anak.
Tak hanya itu, sinergi dengan tenaga kesehatan, pelaku usaha, hingga sektor swasta turut memperkuat upaya ini. Semua pihak bergerak bersama, menyadari bahwa masa depan generasi muda adalah tanggung jawab kolektif.
Program lanjutan pun telah disiapkan, termasuk kegiatan berenang bagi balita sebagai stimulasi pertumbuhan fisik. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak berhenti pada satu momen, tetapi terus berlanjut dalam berbagai bentuk nyata.
Peran aktif camat, lurah, kader, dan masyarakat menjadi fondasi kuat dalam menggerakkan perubahan. Dukungan terhadap ibu hamil hingga pencegahan stunting juga terus diperkuat, menandakan komitmen jangka panjang yang tidak sekadar simbolis.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Kecamatan Dukuh Pakis menunjukkan bahwa semangat Kartini tetap relevan hidup dalam tindakan, tumbuh dalam kebersamaan, dan menyala dalam kepedulian. Dari setetes darah yang didonorkan hari ini, harapan baru pun mengalir bagi mereka yang membutuhkan.
Sebuah langkah kecil, namun dengan makna yang begitu besar: menghadirkan terang bagi sesama. (Bagas)***
