
PILARPOS.INFO | SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sektor pariwisata berbasis lingkungan melalui aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Slopeng, Rabu (22/4/2026) sore.
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, hingga pihak swasta, sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas destinasi wisata pesisir.
Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda simbolis, melainkan langkah konkret dalam menciptakan destinasi wisata yang bersih dan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar kegiatan simbolis atau seremonial. Kami ingin memastikan bahwa kawasan wisata di Sumenep, khususnya Pantai Slopeng, tetap bersih, tertata, dan nyaman dikunjungi. Karena kebersihan adalah kunci utama daya tarik wisata,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, tidak hanya pemerintah. Sinergi antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan destinasi wisata.
“Pengelolaan wisata tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pihak terkait agar pembangunan pariwisata berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat luas,” tegasnya.
Pantai Slopeng, yang dikenal sebagai salah satu ikon wisata di Kabupaten Sumenep, dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Jika lingkungan kita bersih dan tertata, wisatawan akan datang, merasa nyaman, dan pada akhirnya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ini yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta secara gotong royong membersihkan sampah di sepanjang garis pantai sekaligus melakukan penataan area pesisir agar lebih rapi dan menarik bagi wisatawan.
Aksi ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pengembangan pariwisata.
Pemerintah Kabupaten Sumenep menilai bahwa kesadaran lingkungan merupakan fondasi utama dalam menciptakan destinasi wisata yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan serupa akan terus digalakkan guna memperkuat partisipasi masyarakat.
Selain itu, keterlibatan pihak swasta dan mitra internasional dalam kegiatan ini turut diapresiasi sebagai langkah strategis dalam memperluas jejaring kerja sama serta meningkatkan standar pengelolaan destinasi wisata di daerah.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemkab Sumenep berharap Pantai Slopeng dan destinasi lainnya semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat pesisir.
Aksi bersih pantai ini pun menjadi bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan pelestarian lingkungan, demi menciptakan pengalaman wisata yang berkesan dan berkelanjutan. (diek)
