
PILARPOS.INFO | Surabaya, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (PERBAKIN) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja (Raker) di Gedung DPD PEPABRI Jatim, Jalan Kesatrian No. 7 Surabaya, Rabu (20/5/2026). Agenda utama pertemuan ini meliputi pembahasan AD/ART tahun 2025, penyusunan rencana kerja tahun 2026, hingga persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) yang akan menjadi momen pergantian pucuk pimpinan organisasi.
Raker ini dihadiri oleh hampir 90 persen perwakilan pengurus dari seluruh cabang se-Jawa Timur, kecuali beberapa yang berhalangan karena alasan mendesak. Dalam pertemuan tersebut, disepakati pelaksanaan Musprov PERBAKIN Jawa Timur pada tanggal 17 Juni 2026 mendatang, dengan mengusung nama Mayjend TNI (Purn.) Dr. Drs. Wibisono Poespitohadi, M.Sc., M.Si. (HAN) sebagai calon tunggal Ketua PERBAKIN Jatim periode berikutnya.
Ketua PERBAKIN Provinsi Jawa Timur, Mayjen TNI (Purn) Dr. Istu Hari Subagio, dalam keterangannya menjelaskan bahwa rapat kerja ini merupakan syarat mutlak dalam rangka persiapan Musprov. Sebelumnya, ia juga telah melaporkan kesiapan Jawa Timur kepada Ketua Umum PB PERBAKIN Pusat di Jakarta.
“Kami memberikan dukungan penuh kepada Ketua Umum yang baru beserta jajarannya dengan semangat baru, guna menyiapkan langkah panjang menghadapi Porda tahun 2027 hingga PON 2028 di Nusa Tenggara Barat. Persiapan harus panjang dan matang,” ujar Pak Istu.
Ia mengungkapkan, selama 13 tahun menjabat, PERBAKIN Jatim telah menorehkan prestasi gemilang, termasuk menyabet 11 hingga 12 medali emas pada PON di Kalimantan lalu. Namun, tantangan saat ini adalah banyak atlet berprestasi yang kemudian beralih membela daerah lain.
“Kami ingin mengulang kejayaan itu. Salah satu langkahnya adalah percepatan pembinaan. Saya melihat sosok yang sangat potensial untuk meneruskan ini, yaitu Ketua PPAD Jawa Timur, Bapak Mayjend (Purn) Wibisono. Beliau bukan orang asing, sudah dikenal sejak masih taruna, pernah menjadi juara menembak pistol, hingga pernah menjabat Kasdim saat saya menjadi Dandim Surabaya Selatan tahun 1998 lalu,” paparnya.
Lebih jauh, Pak Istu berharap di bawah kepemimpinan baru, marwah PERBAKIN Jatim bisa kembali tegak. Ia juga menyoroti persepsi masyarakat yang menganggap olahraga menembak hanya milik orang mampu. Padahal, ada tiga cabang utama, tembak sasaran, tembak reaksi, dan tembak berburu.
Khusus cabang tembak sasaran, biayanya sangat terjangkau dan berpotensi dikembangkan menjadi olahraga masyarakat luas.
“Kami akan sosialisasikan ke seluruh daerah. Olahraga ini tidak harus mahal, supaya nanti ada atlet dari desa-desa, bukan hanya dari kalangan tertentu saja,” tegasnya.
Sementara itu, calon tunggal Ketua PERBAKIN Jatim, Mayjend TNI (Purn.) Dr. Drs. Wibisono Poespitohadi, M.Sc., M.Si. (HAN), menyambut baik kepercayaan yang diberikan. Ia mengaku siap menjalankan amanah, terlebih dahulu pernah berada di bawah komando Pak Istu Hari Subagio saat bertugas di Kodim, sehingga paham betul arah kebijakan organisasi.
“Saya melihat peluang besar bagi Jawa Timur untuk kembali meraih medali emas dan menjadi juara umum nasional. Saat saya tanya langsung kepada para ketua cabang, jawabannya ‘BISA’. Artinya, hati dan semangat kita satu nada,” ungkap Wibisono dengan penuh optimis.
Misi utama yang dibawanya adalah mengembalikan marwah PERBAKIN Jatim yang dulu dikenal sebagai kekuatan besar olahraga menembak nasional. Untuk itu, ia merancang program agar olahraga ini masuk hingga ke tingkat kecamatan dan desa dengan konsep biaya terjangkau.
“Contoh sederhananya penggunaan senapan angin. Dengan alat yang murah dan mudah didapat, warga sudah bisa berlatih dan menjadi atlet. Nanti setiap kabupaten dan kecamatan diharapkan memiliki atlet binaan. Saya akan satukan potensi yang terpisah, cari bibit yang belum terdeteksi, dan jadikan kekuatan Jawa Timur,” jelasnya.
Pensiunan perwira tinggi TNI ini juga menekankan pentingnya kekompakan antar pengurus. Ia mengusung moto “PERBAKIN JATIM: SUKSES LUAR BIASA”.
“Tanpa kekompakan, misi tidak akan sukses. Kalau kita guyup rukun, terbuka, dan satu tujuan, cita-cita menjadi juara umum nasional pasti tercapai,” tambahnya.
Dukungan Penuh juga disampaikan
Ketua Cabang PERBAKIN Blitar, Agus Wawan Budi Santoso, membenarkan bahwa Raker ini telah menyepakati seluruh agenda organisasi, mulai dari evaluasi program kerja hingga persiapan Musprov tanggal 17 Juni mendatang.
Kehadiran perwakilan cabang telah memenuhi kuorum dua pertiga dan secara bulat menyepakati pencalonan Mayjend (Purn) Wibisono sebagai satu-satunya calon.
“Insyaallah sampai saat ini belum ada calon lain. Kami sangat berharap Bapak Wibisono terpilih, karena beliau orang lama di dunia menembak, mantan atlet, dan paham betul seluk-beluk olahraga ini sejak masa AKMIL hingga aktif bertugas dulu,” ujar Agus Wawan.
Dari sisi pembinaan atlet, Cabang Blitar sendiri rutin melakukan penjaringan bakat mulai dari tingkat SD dan SMP melalui sosialisasi di sekolah-sekolah.
Harapannya, dengan adanya kepemimpinan baru, pembinaan atlet semakin masif, termasuk kemungkinan mendatangkan pelatih nasional guna memoles potensi atlet lokal menghadapi even PON ke depan.
Dengan terselesaikannya pembahasan teknis dan kesepakatan pemimpin baru, PERBAKIN Jawa Timur kini tinggal menunggu pelaksanaan Musprov bulan depan sebagai langkah resmi menyongsong masa depan olahraga menembak yang lebih gemilang di bawah kepemimpinan baru. (Andi Amr)***
