
PILARPOS.INFO | PINRANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang terus menunjukkan keseriusannya dalam menjaga stabilitas sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi masyarakat.
Mengantisipasi potensi kemarau panjang akibat fenomena El-Nino, Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid, S.Sos memimpin langsung rapat koordinasi menghadapi dampak kemarau panjang, Senin (27/4).
Rapat koordinasi ini difokuskan pada langkah-langkah strategis dalam menghadapi dampak El-Nino yang diprediksi akan berlangsung cukup panjang berdasarkan informasi dari BMKG.
Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa seluruh pihak terkait harus bergerak cepat dan terukur agar potensi gagal panen dapat dihindari, sehingga produksi pertanian tetap terjaga dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

“Pertanian adalah sektor yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Olehnya itu, setiap langkah antisipasi harus memastikan petani tetap bisa berproduksi dan tidak mengalami kerugian,” tegas Bupati Irwan.
Lebih lanjut, dirinya meminta agar seluruh sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal, termasuk pemanfaatan pompanisasi dan air tanah sebagai solusi menghadapi keterbatasan air akibat musim kemarau.
Selain itu, peran penyuluh pertanian juga menjadi perhatian serius. Bupati Irwan menegaskan agar seluruh penyuluh aktif turun ke lapangan untuk memberikan pendampingan kepada petani, mulai dari masa tanam hingga panen, sehingga setiap permasalahan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bersama.
“Jangan sampai petani merasa tidak diperhatikan. Kehadiran penyuluh di lapangan sangat penting agar petani mendapatkan pendampingan yang maksimal,” lanjutnya.
Bupati Irwan juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam pola tanam. Berdasarkan hasil pengamatan, sekitar 1.300 hektar lahan mengalami penurunan produksi dari total 51.000 hektar lahan tanam, yang salah satunya disebabkan oleh ketidaksinkronan waktu tanam.
Hal ini memberikan peluang bagi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) untuk berkembang dan menyebar.
Olehnya itu, dirinya berharap seluruh pihak dapat menjaga keseragaman musim tanam guna menekan potensi serangan hama dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
Melalui langkah-langkah ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap para petani tetap mampu menjaga hasil produksi, sehingga ketersediaan pangan tetap terjamin dan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, dapat terus meningkat di tengah tantangan perubahan iklim. (Mssjack)***
